Ramadhan sebagai Ajang Perbaikan Diri

Nasihat Ramadhan #1: Ramadhan sebagai Ajang Perbaikan Diri


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Ramadhan bukan hanya tentang memenuhi berbagai target ibadah, mengisi mutaba’ah yaumiyah dan mencentang berbagai kotak (saya khatam Quran sekali, saya tarawih setiap hari, dll.). Sejatinya, Ramadhan adalah tentang bagaimana memperbarui diri kita, mendorong diri kita untuk tumbuh dan bangkit, untuk menjadi lebih kuat menghadapi hari-hari setahun ke depan.

Seperti alam di sekitar kita, banyak ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala memiliki suatu masa untuk pembaruan dan tumbuh. Pohon melalui musim gugur untuk mempersiapkan daun-daun baru di musim semi, reptil berganti kulit lama untuk tumbuh menjadi lebih besar, dan ulat bertahan menjadi kepompong dalam jangka waktu tertentu untuk berkembang menjadi kupu-kupu. Begitupun Ramadhan, sebagai musim pelatihan untuk kita memperbarui spiritual dan transformasi internal:

  1. Mental. Ramadhan meningkatkan kekuatan mental kita dan memunculkan potensi dari dalam diri kita yang sesungguhnya dengan melatih fokus kita untuk berjuang mencapai tujuan meskipun ditantang secara fisik (tantangan lapar, haus, dsb.).
  2. Fisik. Ramadhan mendorong kita untuk berbuat dan beraktivitas lebih banyak walaupun kekurangan energi dan tidur, sehingga melatih kita untuk menghilangkan pola hidup tidak produktif, dan membuat kebiasaan baru yang lebih produktif.
  3. Sosial. Ramadhan melatih kita untuk bersabar, memafkaan, menyucikan hari, mengembangkan empati, mengeratkan hubungan dengan keluarga, dan dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat dan umat.
  4. Rohani. Ramadhan memperkuat iman kita dan meningkatkan taqwa. Insya Allah

Ramadhan membantu kita mencapai semua hal di atas melalui pelatihan hubungan antara agama dan dunia dengan membuat kita sadar bahwa setiap niat, tindakan dan perbuatan — baik itu mental, fisik, sosial atau spiritual — sejalan dengan tujuan akhir kita beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, menjalankan perintah-Nya dan mencari ridho-Nya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Sumber: Newsletter ProductiveMuslim 31 Mei 2016

Ditulis oleh (dalam bahasa Inggris):

Mohammed Faris (pendiri ProductiveMuslim.com & ProductiveMuslimAcademy.com, penulis the Productive Muslim: Where Faith Meets Productivity)

Diterjemahkan oleh (bahasa Indonesia):

kurraasah.wordpress.com

Untuk mendapat berbagai kiat menjadi muslim produktif (dalam bahasa Inggris) melalui e-mailsubscribe newsletter productivemuslim.com 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s